Senin, 20 Maret 2017

TUGAS PROGRAM JARINGAN 1

GET IP
LISTING PROGRAM

LOGIKA PROGRAM
Program diatas membahas tentang program pengambilan IP Address, program diatas menggunakan package import.java.net dengan nama kelasnya adalah getIP, nama kelas disini harus sama dengan nama file yang akan disimpan, sehingga saat proses compile program java sudah mengetahui file yang dimaksud. Potongan program diatas deklarasikan variabel host dengan nilainya null, kemudian variabel host akan mengambil nilai IP dengan perintah .getLocalHost(); kemudian variabel ip yang merupakan variabel array dia akan menyimpan nilai si variabel host. Maka ketika program di jalankan maka akan muncul Ip Address local yang diberikan oleh ISP atau Ip Address yang dibuat sendiri .
OUTPUT PROGRAM



GET NAME
LISTING PROGRAM

LOGIKA PROGRAM
Program diatas membahas tentang program pengambilan nama si user, program diatas menggunakan package import.java.net dengan nama kelasnya adalah getName, nama kelas disini harus sama dengan nama file yang akan disimpan, sehingga saat proses compile program java sudah mengetahui file yang dimaksud. Potongan program diatas deklarasikan variabel host dengan nilainya null, kemudian variabel host akan mengambil nilai IP dengan perintah .getLocalHost();. Maka ketika program di jalankan maka akan muncul Nama user yang sesuai dengan localhostnya.
OUTPUT PROGRAM






IP to NAME
LISTING PROGRAM

LOGIKA PROGRAM
Program diatas menjelaskan package import java.net.*; paket ini berisi kelas yang memperbolehkan program berkomunikasi melewati jaringan. Kemudian terdapat kondisi dimana variabel args akan mengesekusi panjang String host dengan nilai sama dengan  0. Jika kondisi benar maka akan mencetak nama pemakai dan ip addressnya. Kemudian program masuk ke kondisi try-catch dimana program akan mengecek terjadinya kesalahan jika terjadi kesalahan maka program akan memberikan output kesalahan berupa akan muncul invalid IP – malformed IP.
OUTPUT PROGRAM

NSLOOKUP
LISTING PROGRAM




LOGIKA PROGRAM
Potongan program diatas menjelaskan tentang package import java.net.*; paket ini berisi kelas yang memperbolehkan program berkomunikasi melewati jaringan. Kemudian terdapat kondisi variabel args akan mengesekusi panjang String host yang bernilai sama dengan 0. Jika kondisi benar maka akan mencetak ip addressnya. Setelah itu program melakukan eksekusi try catch untuk mengecek jika terdapat kesalahan pada program. Jika terjadi kesalahan maka akan muncul invalid IP – malformed IP.
OUTPUT PROGRAM


SIMPLE SERVER (APLIKASI CLIENT)
LISTING PROGRAM simpleClient
import java.io.*;
import java.net.*;
public class simpleClient {
public final static int REMOTE_PORT = 5000;
public static void main(String args[]) throws Exception {
Socket cl = null;
BufferedReader is = null;
DataOutputStream os = null;
BufferedReader stdin = new BufferedReader(new
InputStreamReader(System.in));
String userInput = null;
String output = null;
// Membuka koneksi ke server pada port REMOTE_PORT
try {
cl = new Socket(args[0], REMOTE_PORT);
is = new BufferedReader(new
InputStreamReader(cl.getInputStream()));
os = new DataOutputStream(cl.getOutputStream());
} catch(UnknownHostException e1) {
System.out.println("Unknown Host: " + e1);
} catch (IOException e2) {
System.out.println("Erorr io: " + e2);
}                            
// Menulis ke server
try {
System.out.print("Masukkan kata kunci: ");
userInput = stdin.readLine();
os.writeBytes(userInput + "\n");
} catch (IOException ex) {
System.out.println("Error writing to server..." + ex);
}
// Menerima tanggapan dari server
try {
output = is.readLine();
System.out.println("Dari server: " + output);
} catch (IOException e) {
e.printStackTrace();
}
// close input stream, output stream dan koneksi
try {
is.close();
os.close();
cl.close();
} catch (IOException x) {
System.out.println("Error writing...." + x);
}
}
}

LOGIKA PROGRAM simpleClient
Potongan program diatas menjelaskan tentang program client dengan package java.io merupakan singkatan dari Input Output dan program mengimport java. Net.* paket ini berisi kelas yang memperbolehkan program untuk berkomunikasi melalui jaringan pada sisi server.
Program client akan jalan jika program server sudah dirunning terlebih dahulu. Setelah server sudah jalan maka client bisa mengirim pesan ‘salam’. Jika tidak akan muncul tulisan aplikasi server hidup.
LISTING PROGRAM simpleServer
                              
import java.io.*;
import java.net.*;
public class simpleServer {    
public final static int TESTPORT = 5000;
public static void main(String args[]) {
ServerSocket checkServer = null;
String line;
BufferedReader is = null;
DataOutputStream os = null;
Socket clientSocket = null;
try {
checkServer = new ServerSocket(TESTPORT);
System.out.println("Aplikasi Server hidup ...");
} catch (IOException e) {
System.out.println(e);
}
try {
clientSocket = checkServer.accept();
is = new BufferedReader(new
InputStreamReader(clientSocket.getInputStream()));
os = new DataOutputStream(clientSocket.getOutputStream());
} catch (Exception ei) {
ei.printStackTrace();
}
try {
line = is.readLine();
System.out.println("Terima : " + line);
if (line.compareTo("salam") == 0) {
os.writeBytes("salam juga");
} else {
os.writeBytes("Maaf, saya tidak mengerti");
}
} catch (IOException e) {
System.out.println(e);
}

try {
os.close();
is.close();
clientSocket.close();
} catch (IOException ic) {
ic.printStackTrace();
}
}
}

LOGIKA PROGRAM simpleServer
Program  diatas menjelaskan tentang program server dengan mengimport java. io merupakan singkatan dari Input Output dan program mengimport java. Net.* paket ini berisi kelas yang memperbolehkan program untuk berkomunikasi melalui jaringan pada sisi server. Jika eksekusi try-catch dapat dijalankan dengan benar maka program ini akan menghidupkan aplikasi servernya, program ini akan mencari kata-kata ‘salam’ sebagai kata kuncinya.
OUTPUT PROGRAM



Kamis, 22 Desember 2016

CLOUD COMPUTING

Pengertian / Definisi Cloud Computing.
Cloud computing mungkin masih samar terdengar bagi orang awam. Tetapi keberadaan cloud computing di era digital kini sebenarnya telah terasa di tengah masyarakat dalam kehidupan sehari hari seperti penggunaan email dan juga media sosial.

Secara umum, definisi cloud computing (komputasi awan) merupakan gabungan pemanfaatan teknologi komputer (komputasi) dalam suatu jaringan dengan pengembangan berbasis internet (awan) yang mempunyai fungsi untuk menjalankan program atau aplikasi melalui komputer – komputer yang terkoneksi pada waktu yang sama, tetapi tak semua yang terkonekasi melalui internet menggunakan cloud computing.
Teknologi komputer berbasis sistem Cloud ini merupakan sebuah teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat server untuk mengelola data dan juga aplikasi pengguna. Teknologi ini mengizinkan para pengguna untuk menjalankan program tanpa instalasi dan mengizinkan pengguna untuk mengakses data pribadi mereka melalui komputer dengan akses internet.

Manfaat Cloud Computing Serta Penerapan Dalam Kehidupan Sehari – hari
Setelah penjabaran definisi singkat diatas tentu penggunaan teknologi dengan sistem cloud cukup memudahkan pengguna selain dalam hal efisiensi data, juga penghematan biaya. Berikut manfaat manfaat yang dapat dipetik lewat teknologi berbasis sistem cloud.

1.    Semua Data Tersimpan di Server Secara Terpusat
Salah satu keunggulan teknologi cloud adalah memungkinkan pengguna untuk menyimpan data secara terpusat di satu server berdasarkan layanan yang disediakan oleh penyedia layanan Cloud Computing itu sendiri. Selain itu, pengguna juga tak perlu repot repot lagi menyediakan infrastruktur seperti data center, media penyimpanan/storage dll karena semua telah tersedia secara virtual.

2.    Keamanan Data
Keamanan data pengguna dapat disimpan dengan aman lewat server yang disediakan oleh penyedia layanan Cloud Computing seperti jaminan platform teknologi, jaminan ISO, data pribadi, dll.

3.    Fleksibilitas dan Skalabilitas yang Tinggi
Teknologi Cloud menawarkan fleksibilitas dengan kemudahan data akses, kapan dan dimanapun kita berada dengan catatan bahwa pengguna (user) terkoneksi dengan internet. Selain itu, pengguna dapat dengan mudah meningkatkan atau mengurangi kapasitas penyimpanan data tanpa perlu membeli peralatan tambahan seperti hardisk. Bahkan salah satu praktisi IT kenamaan dunia, mendiang Steve Jobs mengatakan bahwa membeli memori fisik untuk menyimpan data seperti hardisk merupakan hal yang percuma jika kita dapat menyimpan nya secara virtual/melalui internet.

4.    Investasi Jangka Panjang
Penghematan biaya akan pembelian inventaris seperti infrastruktur, hardisk, dll akan berkurang dikarenakan pengguna akan dikenakan biaya kompensasi rutin per bulan sesuai dengan paket layanan yang telah disepakati dengan penyedia layanan Cloud Computing. Biaya royalti atas lisensi software juga bisa dikurangi karena semua telah dijalankan lewat komputasi berbasis Cloud.
Penerapan Cloud Computing telah dilakukan oleh beberapa perusahaan IT ternama dunia seperti Google lewat aplikasi Google Drive, IBM lewat Blue Cord Initiative, Microsoft melalui sistem operasi nya yang berbasis Cloud Computing, Windows Azure dsb. Di kancah nasional sendiri penerapan teknologi Cloud juga dapat dilihat melalui penggunaan Point of Sale/program kasir.
Salah satu perusahaan yang mengembangkan produknya berbasis dengan sistem Cloud adalah DealPOS. Metode kerja Point of Sale (POS) ini adalah dengan mendistribusikan data penjualan toko retail yang telah diinput oleh kasir ke pemilik toko retail melalui internet dimanapun pemilik toko berada.  Selain itu, perusahaan telekomunikasi ternama nasional, Telkom juga turut mengembangkan sistem komputasi berbasis Cloud ini melalui Telkom Cloud dengan program Telkom VPS dan Telkom Collaboration yang diarahkan untuk pelanggan UKM (Usaha Kecil-Menengah).

Kerugian dari Cloud Computing
ü  Pengguna Harus terhubung dengan Internet
Pengguna harus terhubung dengan internet untuk bisa mengakses server maka tentu  saja tidak hanya pengguna harus menyediakan perangkat jaringan internet, melainkan pengguna juga harus membayar biaya internet sesuai dengan yang digunakannya. Tentu ini tidak murah apalagi jika melakukan upload dan dowload dengan data yang besarsetiap kali terhubung dengan komputer server.

ü Biaya untuk penyedia server cloud
Jika kita menyimpan data dalam kapasitas kecil, penyedia server akan memberikan free, tapi sebaliknya jika menggunakan data yang besar, maka penyedia layanan server cloud mengharuskan anda berlangganan dan membayar pemakaian kita.

        Cara Kerja Sistem Cloud Computing

Sistem Cloud bekerja menggunakan internet sebagai server dalam mengolah data. Sistem ini memungkinkan pengguna untuk login ke internet yang tersambung ke program untuk menjalankan aplikasi yang dibutuhkan tanpa melakukan instalasi. Infrastruktur seperti media penyimpanan data dan juga instruksi/perintah dari pengguna disimpan secara virtual melalui jaringan internet kemudian perintah – perintah tersebut dilanjutkan ke server aplikasi. Setelah perintah diterima di server aplikasi kemudian data diproses dan pada proses final pengguna akan disajikan dengan halaman yang telah diperbaharui sesuai dengan instruksi yang diterima sebelumnya sehingga konsumen dapat merasakan manfaatnya.
Contohnya lewat penggunaan email seperti Yahoo ataupun Gmail. Data di beberapa server diintegrasikan secara global tanpa harus mendownload software untuk menggunakannya. Pengguna hanya memerlukan koneksi internet dan semua data dikelola langsung oleh Yahoo dan juga Google. Software dan juga memori atas data pengguna tidak. berada di komputer tetapi terintegrasi secara langsung melalui sistem Cloud menggunakan komputer yang terhubung ke internet.
Berdasarkan jenis layanan-nya, Cloud Computing dibagi menjadi berikut ini:
                                                                                               
·         Software as a Service (SaaS) adalah layanan dari Cloud Computing dimana kita tinggal memakai software (perangkat lunak) yang telah disediakan. Kita cukup tahu bahwa perangkat lunak bisa berjalan dan bisa digunakan dengan baik. Contoh: layanan email publik (Gmail, YahooMail, Hotmail, dsb), social network (Facebook, Twitter, dsb) instant messaging (YahooMessenger, Skype, GTalk, dsb) dan masih banyak lagi yang lain.  Dalam perkembangannya, banyak perangkat lunak yang dulu hanya kita bisa nikmati dengan menginstall aplikasi tersebut di komputer kita (on-premise) mulai bisa kita nikmati lewat Cloud Computing. Keuntungannya, kita tidak perlu membeli lisensi dan tinggal terkoneksi ke internet untuk memakainya. Contoh: Microsoft Office yang sekarang kita bisa nikmati lewat Office 365, Adobe Suite yang bisa kita nikmati lewat Adobe Creative Cloud.

·         Platform as a Service (PaaS) adalah layanan dari Cloud Computing dimana kita menyewa atau yang disebut rumah berikut lingkungannya (sistem operasi, network, databbase engine, framework aplikasi, dll).  Untuk menjalankan aplikasi yang kita buat, kita tidak perlu pusing untuk menyiapkan rumah dan memelihara rumah tersebut. Yang penting aplikasi yang kita buat bisa berjalan dengan baik di rumah tersebut. Untuk pemeliharaan rumah ini menjadi tanggung jawab dari penyedia layanan.  Contoh penyedia layanan  PaaS  ini adalah: Amazon Web Service, Windows Azure,  bahkan tradisional hosting-pun merupakan contoh dari  PaaS. Keuntungan dari PaaS adalah kita sebagai pengembang bisa fokus pada aplikasi yang kita buat, tidak perlu memikirkan operasional dari rumah untuk aplikasi yang kita buat.

·         Infrastructure as a Service (IaaS) adalah layanan dari Cloud Computing dimana kita bisa “menyewa” infrastruktur IT (komputasi, storage, memory, network dsb). Kita bisa definisikan berapa besar-nya unit komputasi (CPU), penyimpanan data (storage), memory (RAM), bandwith, dan konfigurasi lain-nya yang akan kita sewa. Mudahnya,  IaaS  ini adalah menyewa komputer virtual yang masih kosong, dimana setelah komputer ini disewa kita bisa menggunakan-nya terserah dari kebutuhan kita. Kita bisa install sistem operasi dan aplikasi apapun diatas-nya. Contoh penyedia layanan IaaS ini adalah: Amazon EC2, Windows Azure (soon), Telkom Cloud, BizNetCloud. Keuntungan dari  IaaS  ini adalah kita tidak perlu membeli komputer fisik, dan konfigurasi komputer virtual tersebut bisa kita rubah (scale up/scale down) dengan mudah. Sebagai contoh, saat komputer virtual tersebut sudah kelebihan beban, kita bisa tambahkan CPU, RAM, Storage.