Kamis, 22 Desember 2016

CLOUD COMPUTING

Pengertian / Definisi Cloud Computing.
Cloud computing mungkin masih samar terdengar bagi orang awam. Tetapi keberadaan cloud computing di era digital kini sebenarnya telah terasa di tengah masyarakat dalam kehidupan sehari hari seperti penggunaan email dan juga media sosial.

Secara umum, definisi cloud computing (komputasi awan) merupakan gabungan pemanfaatan teknologi komputer (komputasi) dalam suatu jaringan dengan pengembangan berbasis internet (awan) yang mempunyai fungsi untuk menjalankan program atau aplikasi melalui komputer – komputer yang terkoneksi pada waktu yang sama, tetapi tak semua yang terkonekasi melalui internet menggunakan cloud computing.
Teknologi komputer berbasis sistem Cloud ini merupakan sebuah teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat server untuk mengelola data dan juga aplikasi pengguna. Teknologi ini mengizinkan para pengguna untuk menjalankan program tanpa instalasi dan mengizinkan pengguna untuk mengakses data pribadi mereka melalui komputer dengan akses internet.

Manfaat Cloud Computing Serta Penerapan Dalam Kehidupan Sehari – hari
Setelah penjabaran definisi singkat diatas tentu penggunaan teknologi dengan sistem cloud cukup memudahkan pengguna selain dalam hal efisiensi data, juga penghematan biaya. Berikut manfaat manfaat yang dapat dipetik lewat teknologi berbasis sistem cloud.

1.    Semua Data Tersimpan di Server Secara Terpusat
Salah satu keunggulan teknologi cloud adalah memungkinkan pengguna untuk menyimpan data secara terpusat di satu server berdasarkan layanan yang disediakan oleh penyedia layanan Cloud Computing itu sendiri. Selain itu, pengguna juga tak perlu repot repot lagi menyediakan infrastruktur seperti data center, media penyimpanan/storage dll karena semua telah tersedia secara virtual.

2.    Keamanan Data
Keamanan data pengguna dapat disimpan dengan aman lewat server yang disediakan oleh penyedia layanan Cloud Computing seperti jaminan platform teknologi, jaminan ISO, data pribadi, dll.

3.    Fleksibilitas dan Skalabilitas yang Tinggi
Teknologi Cloud menawarkan fleksibilitas dengan kemudahan data akses, kapan dan dimanapun kita berada dengan catatan bahwa pengguna (user) terkoneksi dengan internet. Selain itu, pengguna dapat dengan mudah meningkatkan atau mengurangi kapasitas penyimpanan data tanpa perlu membeli peralatan tambahan seperti hardisk. Bahkan salah satu praktisi IT kenamaan dunia, mendiang Steve Jobs mengatakan bahwa membeli memori fisik untuk menyimpan data seperti hardisk merupakan hal yang percuma jika kita dapat menyimpan nya secara virtual/melalui internet.

4.    Investasi Jangka Panjang
Penghematan biaya akan pembelian inventaris seperti infrastruktur, hardisk, dll akan berkurang dikarenakan pengguna akan dikenakan biaya kompensasi rutin per bulan sesuai dengan paket layanan yang telah disepakati dengan penyedia layanan Cloud Computing. Biaya royalti atas lisensi software juga bisa dikurangi karena semua telah dijalankan lewat komputasi berbasis Cloud.
Penerapan Cloud Computing telah dilakukan oleh beberapa perusahaan IT ternama dunia seperti Google lewat aplikasi Google Drive, IBM lewat Blue Cord Initiative, Microsoft melalui sistem operasi nya yang berbasis Cloud Computing, Windows Azure dsb. Di kancah nasional sendiri penerapan teknologi Cloud juga dapat dilihat melalui penggunaan Point of Sale/program kasir.
Salah satu perusahaan yang mengembangkan produknya berbasis dengan sistem Cloud adalah DealPOS. Metode kerja Point of Sale (POS) ini adalah dengan mendistribusikan data penjualan toko retail yang telah diinput oleh kasir ke pemilik toko retail melalui internet dimanapun pemilik toko berada.  Selain itu, perusahaan telekomunikasi ternama nasional, Telkom juga turut mengembangkan sistem komputasi berbasis Cloud ini melalui Telkom Cloud dengan program Telkom VPS dan Telkom Collaboration yang diarahkan untuk pelanggan UKM (Usaha Kecil-Menengah).

Kerugian dari Cloud Computing
ü  Pengguna Harus terhubung dengan Internet
Pengguna harus terhubung dengan internet untuk bisa mengakses server maka tentu  saja tidak hanya pengguna harus menyediakan perangkat jaringan internet, melainkan pengguna juga harus membayar biaya internet sesuai dengan yang digunakannya. Tentu ini tidak murah apalagi jika melakukan upload dan dowload dengan data yang besarsetiap kali terhubung dengan komputer server.

ü Biaya untuk penyedia server cloud
Jika kita menyimpan data dalam kapasitas kecil, penyedia server akan memberikan free, tapi sebaliknya jika menggunakan data yang besar, maka penyedia layanan server cloud mengharuskan anda berlangganan dan membayar pemakaian kita.

        Cara Kerja Sistem Cloud Computing

Sistem Cloud bekerja menggunakan internet sebagai server dalam mengolah data. Sistem ini memungkinkan pengguna untuk login ke internet yang tersambung ke program untuk menjalankan aplikasi yang dibutuhkan tanpa melakukan instalasi. Infrastruktur seperti media penyimpanan data dan juga instruksi/perintah dari pengguna disimpan secara virtual melalui jaringan internet kemudian perintah – perintah tersebut dilanjutkan ke server aplikasi. Setelah perintah diterima di server aplikasi kemudian data diproses dan pada proses final pengguna akan disajikan dengan halaman yang telah diperbaharui sesuai dengan instruksi yang diterima sebelumnya sehingga konsumen dapat merasakan manfaatnya.
Contohnya lewat penggunaan email seperti Yahoo ataupun Gmail. Data di beberapa server diintegrasikan secara global tanpa harus mendownload software untuk menggunakannya. Pengguna hanya memerlukan koneksi internet dan semua data dikelola langsung oleh Yahoo dan juga Google. Software dan juga memori atas data pengguna tidak. berada di komputer tetapi terintegrasi secara langsung melalui sistem Cloud menggunakan komputer yang terhubung ke internet.
Berdasarkan jenis layanan-nya, Cloud Computing dibagi menjadi berikut ini:
                                                                                               
·         Software as a Service (SaaS) adalah layanan dari Cloud Computing dimana kita tinggal memakai software (perangkat lunak) yang telah disediakan. Kita cukup tahu bahwa perangkat lunak bisa berjalan dan bisa digunakan dengan baik. Contoh: layanan email publik (Gmail, YahooMail, Hotmail, dsb), social network (Facebook, Twitter, dsb) instant messaging (YahooMessenger, Skype, GTalk, dsb) dan masih banyak lagi yang lain.  Dalam perkembangannya, banyak perangkat lunak yang dulu hanya kita bisa nikmati dengan menginstall aplikasi tersebut di komputer kita (on-premise) mulai bisa kita nikmati lewat Cloud Computing. Keuntungannya, kita tidak perlu membeli lisensi dan tinggal terkoneksi ke internet untuk memakainya. Contoh: Microsoft Office yang sekarang kita bisa nikmati lewat Office 365, Adobe Suite yang bisa kita nikmati lewat Adobe Creative Cloud.

·         Platform as a Service (PaaS) adalah layanan dari Cloud Computing dimana kita menyewa atau yang disebut rumah berikut lingkungannya (sistem operasi, network, databbase engine, framework aplikasi, dll).  Untuk menjalankan aplikasi yang kita buat, kita tidak perlu pusing untuk menyiapkan rumah dan memelihara rumah tersebut. Yang penting aplikasi yang kita buat bisa berjalan dengan baik di rumah tersebut. Untuk pemeliharaan rumah ini menjadi tanggung jawab dari penyedia layanan.  Contoh penyedia layanan  PaaS  ini adalah: Amazon Web Service, Windows Azure,  bahkan tradisional hosting-pun merupakan contoh dari  PaaS. Keuntungan dari PaaS adalah kita sebagai pengembang bisa fokus pada aplikasi yang kita buat, tidak perlu memikirkan operasional dari rumah untuk aplikasi yang kita buat.

·         Infrastructure as a Service (IaaS) adalah layanan dari Cloud Computing dimana kita bisa “menyewa” infrastruktur IT (komputasi, storage, memory, network dsb). Kita bisa definisikan berapa besar-nya unit komputasi (CPU), penyimpanan data (storage), memory (RAM), bandwith, dan konfigurasi lain-nya yang akan kita sewa. Mudahnya,  IaaS  ini adalah menyewa komputer virtual yang masih kosong, dimana setelah komputer ini disewa kita bisa menggunakan-nya terserah dari kebutuhan kita. Kita bisa install sistem operasi dan aplikasi apapun diatas-nya. Contoh penyedia layanan IaaS ini adalah: Amazon EC2, Windows Azure (soon), Telkom Cloud, BizNetCloud. Keuntungan dari  IaaS  ini adalah kita tidak perlu membeli komputer fisik, dan konfigurasi komputer virtual tersebut bisa kita rubah (scale up/scale down) dengan mudah. Sebagai contoh, saat komputer virtual tersebut sudah kelebihan beban, kita bisa tambahkan CPU, RAM, Storage. 

                            

                                                                                                                                              

Selasa, 15 November 2016

INSTALASI DNS SERVER pada DEBIAN

  1. Install bind9 dengan perintah seperti gambar.
Gambar 1.1 
2. Tekan enter, maka akan muncul konfirmasi melanjutkan instalasi. Ketik “y” untuk melanjutkan proses instalasi. 

Gambar 1.2 
3. Kemudian tertulis “Binary-2” yang berarti perintah memasukkan CD 2. Tekan Enter.

Gambar 1.3 
4. Proses Instalasi selesai.

Gambar 1.4 

5. Ketik “cd /etc/bind” lalu enter, kemudian ketik “ls” untuk melihat konfigurasi dalam bind.

Gambar 1. 5
6. Copy konfigurasi “db.127” dan “db.local” dengan cara sperti yang tertera pada gambar 1. 6.
Gambar 1.6

7. Ketik “nano /etc/bind/named.conf”.

Gambar 1.7

8. Maka akan muncul file named.conf dan tambahkan file dalam kotak.

Gambar 1.8

9. Simpan file dengan ctrl+o lalu Enter, lalu keluar dengan ctrl+x.
10. Buka file db. Stemba dengan perintah berikut.

Gambar 1.9

11. Terlihat file db. Stemba dan edit seperti di bawah.

Gambar 1.10

12. Simpan file lalu keluar.
13, Buka file db. 127.asli (hasil copy-an).

Gambar 1.11

14. Terlihat file db.127.asli, dan edit pula seperti di bawah ini.

Gambar 1.12

15. Simpan file lalu keluar.
16. Restart dengan perintah “ /etc/init.d/bind9 restart”


Gambar 1.13
17. Ketik “nano /etc/hosts” lalu enter.

Gambar 1.14


18. Tambahkan pada file tersebut seperti pada gambar.
Gambar 1.15

19. Maka proses instalasi DNS Server pada Debian telah selesai.


Senin, 31 Oktober 2016

SEARCH ENGINE OPTIMIZATION

PENGERTIAN  SEO
SEO atau kepanjangan dari (Search Engine Optimization) adalah suatu cara atau teknik untuk membuat situs atau blog kita berada pada halaman/posisi satu di mesin pencarian (search engine) seperti Google, Bing dan Yahoo.
Pengertian dari SEO juga sangat luas tetapi semuanya mencakup hal yang sama yaitu mengoptimisasi suatu halaman website/blog agar berada pada halaman/posisi satu di search engine dengan kata kunci yang ditarget.

SEJARAH SEO
Menurut Danny Sullivan, istilah search engine optimization pertama kali digunakan pada 26 Juli tahun 1997 oleh sebuah pesan spam yang diposting di Usenet. Pada masa itu algoritma mesin pencari belum terlalu kompleks sehingga mudah dimanipulasi.
Versi awal algoritma pencarian didasarkan sepenuhnya pada informasi yang disediakan oleh webmaster melalui meta tag pada kode html situs web mereka. Meta tag menyediakan informasi tentang konten yang terkandung pada suatu halaman web dengan serangkaian kata kunci (keyword).
Sebagian webmaster melakukan manipulasi dengan cara menuliskan kata kunci yang tidak sesuai dengan konten situs yang sesungguhnya, sehingga mesin pencari salah menempatkan dan memeringkat situs tersebut. Hal ini menyebabkan hasil pencarian menjadi tidak akurat dan menimbulkan kerugian baik bagi mesin pencari maupun bagi pengguna internet yang mengharapkan informasi yang relevan dan berkualitas.
TUJUAN SEO
SEO bertujuan untuk menempatkan sebuah situs pada posisi teratas pada sebuah mesin pencari berdasarkan kata kunci (Keyword) tertentu.Jadi bila suatu situs atau blog berada di posisi teratas dalam hasil pencarian maka situs tersebut memiliki peluang yang besar untuk didatangi pengunjung.

FUNGSI dari SEO
  • Menaikkan page ranking sebuah website agar selalu terindex pada search engine sehingga dapat ditampilkan dihalaman utama
  • Mendatangkan trafik / pengunjung ke website melalui Search Engine
  • Membantu meningkatkan pencapaian target penjualan melalui Rekomendasi web
  • Meminimalkan biaya pemasaran online.

MANFAAT dari SEO
1. Mendatangkan Trafik Potensial ke Website Bisnis
Seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa halaman website yang teroptimasi dengan baik dari sisi SEO akan mendapatkan peringkat yang baik juga di mesin pencari, misalnya Google. Semakin baik posisi halaman website Anda di Google maka peluang untuk mendapatkan pengunjung (trafik) potensial akan semakin besar. Pengunjung potensial inilah yang nantinya akan menjadi calon customer bisnis Anda.
 2. Meningkatkan Brand Awareness Bisnis Anda
Brand Awareness adalah kemampuan calon pembeli atau konsumen untuk mengenali maupun mengingat sebuah merek. Semakin terkenal sebuah merek pada niche tertentu maka kemungkinan intensitas penjualan juga akan semakin besar. Sebenarnya ada banyak cara untuk meningkatkan Brand Awareness sebuah bisnis. Salah satunya adalah dengan optimasi website di mesin pencari (SEO).
3. Mendapatkan Data Customer Anda dengan Gratis
Banyak pengusaha online yang bersedia mengeluarkan banyak uang untuk memasang iklan di berbagai media periklanan dengan tujuan untuk mendapatkan data kontak (email, nomor ponsel, alamat, dan lainnya) calon customer ataupun pelanggan setia bisnis mereka.

TEKNIK DASAR SEO

Terdapat 2 jenis teknik dasar SEO, yaitu :
  1. SEO On Page
  2. SEO Off Page

1. SEO On Page

Yang dimaksud SEO On Page adalah Optimisasi yang dilakukan dari dalam situs anda, contohnya seperti Optimisasi Homepage situs Web atau Blog anda dan Optimisasi Halaman Postingan anda. Tetapi yang paling penting menurut saya adalah Optimisasi Halaman anda.
Kenapa Optimisasi halaman yang terpenting ? yang berhubungan dengan search enggine adalah Halaman bukan Homepage situs anda.
Bagaimana  bisa melakukan SEO On Page ? nahh untuk melakukan SEO On Page  akan menjelaskan Point Pentingnya saja, yaitu :
  1. Title Tag
  2. Meta Description
  3. Alamat URL yang singkat dengan struktur mudah dipahami
  4. Tambahkan Gambar pada postingan (Sertakan atribut alt)
  5. H1 tag untuk judul
  6. Penempatan kata kunci pada 100 kata pertama
  7. Membuat artikel dengan 1500+ suku kata
  8. Menggunakan long tail keyword untuk judul
  9. Sertakan kata kunci LSI di dalam artikel
  10. Membuat artikel yang berkualitas
2. SEO Off Page
SEO Off page adalah kebalikan dari SEO On Page yaitu optimisasi yang dilakukan dari luar situs web anda. Di dalam melakukan optimisasi SEO Off Page ada beberapa point penting, yaitu :
  1. Natural Backlink
  2. Kualitas Backlink
  3. Jumlah Backlink
  4. Social Media
  5. Social Bookmark
  6. Forum
  7. Artikel Direktori
  8. Website Direktori

CARA KERJA SEO

1.         Menjelajahi Dan Menyusun Index         
Google mengawali proses kerjanya dengan menjelajahi semua halaman yang ada di internet (saat ini ada lebih dari 60 Triliun halaman).
Mesin Pencari ini mengirimkan robotnya untuk mengunjungi semua halaman dengan cara mengikuti link dari suatu halaman ke halaman lainnya. (pemilik situs bisa mencegah halaman-halamannya dimasuki oleh robot mesin pencari dengan memasang robots.txt yang melarang semua robot atau robot tertentu untuk masuk).
Google mengurutkan semua halaman itu berdasarkan kontennya dan faktor-faktor lainnya, dan sesudah itu menyimpan rekamannya dalam index (pusat kumpulan data Google).

2.          Pencarian Dan Algoritma
         Saat anda mengetikkan sesuatu di kotak pencarian, maka apa yang anda ketikkan itu akan terkirim dan diproses di sistem.
       Mesin pencari akan bekerja mencari petunjuk-petunjuk untuk memahami apa yang anda inginkan, dan di sini ada 6 proses:
a. Ejaan, untuk menilai apakah ejaan anda sudah benar, dan jika salah maka Google akan    memberi saran. 
b. Autocomplete, di mana Google memperkirakan apa yang kira-kira dicari dengan berbagai variasi makna lainnya.
c. Sinonim, Google berusaha melihat dokumen-dokumen lain yang mengandung kata-kata yang sinonim dengan pencarian anda.
d. Metode Pencarian, Google juga menyediakan data lain dalam format tertentu seperti video, atau gambar yang berkaitan dengan kata kunci tersebut.
e.  Google Instant, yang berusaha menampilkan hasil secepat mungkin kepada anda.
f. Kualitas Situs dan Halaman --> Algoritma Google akan bekerja untuk mengenali seberapa terpercaya, bereputasi, dan berotoritasnya suatu sumber dengan menggunakan beberapa parameter. Salah satu di antara parameter itu adalah pageran.
g. Kesegaran --> Google juga memandang penting untuk mempertimbangkan informasi-informasi terbaru untuk ditampilkan dalam hasil pencariannya.
h. Pencarian Aman --> Google sebisa mungkin mengurangi hasil pencarian yang berkonten dewasa dari hasil pencarian anda (kecuali anda memang mencari konten dewasa). Jadi kalau anda bukan situs konten dewasa, tapi memasang iklan yang menuju situs yang mengandung konten dewasa, maka kemungkinan anda untuk ranking akan berkurang.




https://www.maxmanroe.com/apa-itu-seo-apa-manfaat-search-engine-optimization-bagi-sebuah-bisnis.html
http://pintasku.blogspot.co.id/2014/12/pengertian-fungsi-tujuan-dan-manfaat-seo.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Optimisasi_mesin_pencari
http://www.rudinazar.com/apa-itu-seo/



Selasa, 11 Oktober 2016

E-COMMERCE, E-BUSINESS, dan BIOINFORMATIKA


PENGERTIAN E-COMMERCE
Electronic Commerce (E-Commerce) atau perdagangan secara elektronik adalah perdagangan yang dilakukan dengan memanfaatkan jaringan telekomunikasi, terutama internet. Internet memungkinkan orang atau organisasi yang berada pada jarak yang jauh dapat saling berkomunikasi dengan biaya yang murah. Hal ini kemudian dimanfaatkan untuk melakukan transaksi perdagangan.
Bentuk perdagangan elektronik yang paling mudah ditemui adalah toko online. Perdagangan secara elektronik ini memberikan keuntungan untuk perusahaan maupun konsumen. Berikut ini keuntungan yang diperoleh perusahaan antara lain :
1.      Perdagangan secara elektronik memungkinkan perusahaan untuk menjual produknya kepada lebih banyak orang.
2.      Perusahaan tidak perlu membuka banyak cabang distribusi.
3.      Mengurangi biaya yang dikeluarkan perusahaan karena perusahaan tidak perlu menyediakan toko yang besar dengan pegawai yang banyak.
4.      Barang yang dijual lebih murah dapat meningkatkan daya saing perusahaan.
Selain itu perdagangan secara elektronik juga memberikan keuntungan bagi konsumen. Keuntungan bagi konsumen antara lain :
1.      Konsumen tidak perlu mendatangi toko untuk mendapatkan barang.
2.      Pembeli dapat menghemat waktu dan biaya transportasi berbelanja.
3.      Mempunyai lebih banyak pilihan karena dapat membandingkan semua produk yang ada di internet.
4.      Dapat membeli barang yang terdapat di negara lain, yang didalam negri mungkin saja belum tersedia.
5.      Harga barang yang dibeli menjadi lebih murah.
Jenis-jenis E-Commerce
Kegiatan E-Commerce mencakup banyak hal, untuk membedakannya E-Commerce dibedakan menjadi 2 berdasarkan karakteristiknya:
1. Business to Business, karakteristiknya:
• Trading partners yang sudah saling mengetahui dan antara mereka sudah terjalin hubungan yang berlangsung cukup lama.
• Pertukaran data dilakukan secara berulang-ulang dan berkala dengan format data yang telah disepakati bersama.
• Salah satu pelaku tidak harus menunggu rekan mereka lainnya untuk mengirimkan data.
• Model yang umum digunakan adalah peer to peer, di mana processing intelligence dapat didistribusikan di kedua pelaku bisnis.

2. Business to Consumer, karakteristiknya:
• Terbuka untuk umum, di mana informasi disebarkan secra umum pula.
• Servis yang digunakan juga bersifat umum, sehingga dapat digunakan oleh orang banyak.
• Servis yang digunakan berdasarkan permintaan.
• Sering dilakukan sistim pendekatan client-server. (Onno W. Purbo & Aang Arif. W; Mengenal E-Commerce, hal 4-5).
TUJUAN menggunakan E-COMMERCE
Tujuan suatu perusahaan menggunakan sistim E-Commerce adalah dengan menggunakan E-Commerce maka perusahaan dapat lebih efisien dan efektif dalam meningkatkan keuntungannya.
ANCAMAN pada E-COMMERCE (THREAT)
Threats merupakan kemungkinan-kemungkinan munculnya kejadian yang dapat membahayakan asset-aset yang berharga.
Ada beberapa bentuk ancaman yang mungkin terjadi pada E-commerce :
• System Penetration
• Authorization Violation
• Planting
• Communications Monitoring
• Communications Tampering
• Denial of service
• Repudiation

PENGERTIAN E-BUSINESS
E-business adalah aktivitas bisnis dengan memanfaatkan jaringan computer dan  internet. Tidak hanya pembelian dan perjualan tetapi juga melingkupi keseluruhan dan fungsi dari perusahaan  tersebut, seperti pertukaran informasi, komunikasi, kolaborasi, riset dan sebagainya. E-business bias terjadi dalam berbagai bentuk tehapan tergantung dari tingkat pemanfaatan jaringan computer dan internet, dengan kata lain seberapa digital perusahaan tersebut

E-business tercipta ketika konsumen dan patnernya berinteraksi pada semua level secara elektronis.
a.  Manfaat e-business bagi perusahaan
- Memperluas pasar hingga mancakup pasar nasional dan pasar global
- Menekan biaya penyusunan, memproses, mendistribusikan, meyimpanan dan mengakses informasi berbasis kertas
- Menekan waktu antara pembayaran dan penerimaan prpduk/jasa.
- Memperpendek jarak
- Efisien
- Perluasan jaringa mitra
- Cash flow terjamin

b. Manfaat e-business bagi konsumen
- Memungkin konsumen berbelanja atau melakukan transaksi lainny setiap saat (24 jam sehari) dan dimana saja
- Memberikan pilihan produk dan pemasok yang lebih banyak kepada pelanggan.
- Memungkinkan konsumen dalam mendapatkan produk atau jasa yang lebih murah.
- Memungkinkan pelanggan berinteraksi dengan pelanggan lainnya dalan electronic communities dan saling bertukar  gagasan serta pengalaman.
- Memfasilitasi kompetisi yang mengarah pada diskon subtansional bagi pelanggannya.

Perbedaan Antara E-Bussiness dan E-Commerce
Pada dasarnya, e-commerce dan juga e-business bisa kita bedakan dengan sangat mudah. Hampir semua e-commerce adalah bagian dari e-business, jadi tidak salah apabila kita menyebutkan banyak toko – toko online sebagai bentuk dari e-commerce ataupun e-business. Namun demikian, tetap ada sebuah perbedaan antara kedua layanan yang berada di dalam jaringna internet ini, yaitu :
1.      E-business mencakup area yang sangat luas, mulai dari pembangunan modal, sumber daya manusia, sumber daya teknologi, proses marketing dan pemasaran, manajemen perkantoran, proses audit, dan segala macam elemen lainnya. Sedangkan, e-commerce hanya berfokus pada proses jual beli atau pemindahtanganan yang dilakukan melalui proses transaksi secara elektronik di sebuah situs.
2.      E-commerce merupakan bagian kecil dari sebuah e-business. Ibaratnya, apabila kita ibaratkan sebagai tubuh manusia, e-business adalah seluruh tubuh manusia, sedangkan e-commerce hanyalah bagian tangan kiri atau tangan kanan manusia saja.
3.      E-commerce hanya membutuhkan spesifikasi dan jga kemampuan analisa dari segi penjualan dan transaksi saja. Sedangkan e-business membutuhkan pertimbanan matang dari berbagai aspek, mulai dari aspek pemasaran, produksi, dan sebagainya.

PENGERTIAN BIO INFORMATIKA
PENGERTIAN BIOINFORMATIKA
Bioinformatika adalah ilmu yang mempelajari atau penerapan tehnik komputasional untuk mengelola dan menganalisis informasi biologis. Bidang ini mencakup penarapoan metode-metode matematika, statistika, dan informatika untuk memecahkan masalah-masalah biologis, terutama dengan menggunakan sekuens DNA dan asam amino serta informasi yang berkaitan dengannya. Contoh topik utama bidang ini meliputi basis data untuk mengelola informasi biologis. penyejajaran sekuens ( sequence alignment ), prediksi struktur untuk meramalkan bentuk struktur protein maupun struktur sekunder RNA, analisis filogenetik, dan analisis ekspresi gen.

SEJARAH BIOINFORMATIKA
Pada tahun 1960an: penerapan bidang-bidang dalam bioinformatika seperti pembuatan pangkalan data dan pengembangan algoritma untuk analisis sekuens biologi. Pangkalan data sekuens protein mulai dikembangkan di Amerika Serikat.
Memasuki 1970an: pangkalan data sekuens DNA dikembangkan di Amerika Serikat dan Jerman pada Laboratorium Biologi Molekuler Eropa (European Molecular Biology Laboratory). Penemuan teknik sekuensing DNA menjadi landasan terjadinya ledakan jumlah sekuens DNA yang dapat diungkapkan pada 1980an dan 1990an. Hal ini menjadi salah satu pembuka jalan bagi proyek-proyek pengungkapan genom, yang meningkatkan kebutuhan akan pengelolaan dan analisis sekuens, dan pada akhirnya menyebabkan lahirnya bioinformatika.
Tahun 1980-an Bioinformatika pertamakali dikemukakan untuk mengacu kepada penerapan ilmu komputer dalam bidang biologi. Tepatnya, istilah Bioinformatika pertama kali diperkenalkan pada 1979 oleh Paulien Hogeweg. Kemajuan ilmu Bioinformatika ini lebih didesak lagi oleh genome project yang dilaksanakan di seluruh dunia dan menghasilkan tumpukan informasi gen dari berbagai makhluk hidup, mulai dari makhluk hidup tingkat rendah sampai makhluk hidup tingkat tinggi.
Pada tahun 2001, genom manusia yang terdiri dari 2.91 juta bp (base-pare, pasangan basa) telah selesai dibaca. Baru-baru ini genom mikroba Plasmodium penyebab Malaria dan nyamuk Anopheles yang menjadi vektor mikroba tersebut juga telah berhasil dibaca. Dan masih banyak lagi gen-gen dari makhluk hidup lainnya yang sudah dan sedang dibaca.

PERKEMBANGAN BIOINFORMATIKA
Studi Bioinformatika mulai tumbuh sebagai akibat dari perkembangan berbagai metode sekuens baru yang menghasilka data yang sangat banyak. Hal tersebut, secara kebetulan, didukung pula oleh teknologi penyimpanan, manajemen, dan pertukaran data melalui komputer. Inovasi dalam pemetaan dan sekuensing memiliki peran penting dalam proses pengambilan data biologis. Penggunaan Yeast Artificial Chromosome (YAC), sangat membantu dalam konstruksi peta fisik genom kompleks secara lengkap (Touchmann & Green, 1998). Untuk mengklon fragmen-fragmen DNA besar (sekitar 150.000 pasangan basa) digunakan bacterial Artificial Chromosome (BAC).
Kemungkinan, teknologi yang paling banyak kontribusinya adalah teknologi PCR. Walaupun tergolong tua (PCR ditemukan tahun 1985), meode ini sangat efektif, dan telah mengalami penyempurnaan selama bertahun-tahun.
Perkembangan teknologi sekuensing dimulai dan semi-automatic sequencer yang pertama pada tahun 1987, dilanjutkan dengan Taq Cycle sequencing pada tahun 1990. Pelabelan Flourescen fragmen DNA dengan Sanger dideoxy Chain Termination Method, merupakan dasar bagi proyek sekuensing skala besar (Venter et. al., 199).
Seluruh perkembangan tersebut sia-sia saja tanpa obyek yang diteliti, yang memiliki nilai komersil tinggi dan data yang berlimpah. Gampang ditebak, pasti Manusia melalui Human Genome Project.
Selain perkembangan dalam bidang Genomik, Bioinformatika sangat dipengaruhi oleh perkembangan di bidang teknologi informasi dan komputer.
Pada fase awal (sekitar tahun 80-an) perkembangan yang paling signifikan adalah kapasitas penyimpanan data. Dari hanya baeberapa puluh byte (1980), hingga mencapai Terabyte (1 terabyte=1 trilyun byte),
Setelah pembuatan database, selanjutnya dimulai perkembangan pemuatan perangkat lunak untuk mengolah data. Awalnya, metode yang digunakan hanya pencariaan kata kunci, dan kalimat pendek. perkembangan selanjutnya berupa perangkat lunak dengan algoritma yang lebih kompleks, seperti penyandian nukleotida, menjadi asam-asam amino, kemudian membuat struktur proteinnya.
Saat ini, perangkat lunak yang tersedia meliputi pembacaan sekuens nukleotida dari gel elektroforesis, prediksi kode protein, identifikasi primer, perbandingan sekuens, analisis kekerabatan, pengenalan pola dan prediksi struktur. Dengan perkembangan seperti diatas, ternyata masih belum cukup. Kurangnya pemahaman terhadap sistem biologis dan organisasi molekular membua analisis sekuens masih mengalami kesulitan. Perbandingan sekuens antar spesies masih sulit akibat variabilitas DNA.
Usaha yang dilakukan saat ini, baru mencoba mempelajari eori-teori tersebut melalui proses inferensi, penyesuaian model, dan belajar dari contoh yang tersedia (Baldi & Brunac, 1998).
Perkembangan perangkat keras komputer juga berperan sangat penting. Kecepatan prosesor, kapasitas RAM, dan kartu grafik merupakan salah satu pendorong majunya bioinformatika.
Terakhir perkembangan bioinformatika sangat dipengaruhi oleh pertumbuhan jaringan Internet. Mulai dari e-mail, FTP, Telnet (1980-an), Gopher, WAIS, hingga ditemukannya World Wide Web oleh Tim Berners-Lee pada tahun 1990, mendukung kemudahan transfer data yang cepat dan mudah. Saat ini, telah tersedia sekitar 400 database biologis yang dapat diakses melalui internet.
Potensi dan Aplikasi Bioinformatika
Potensi komersial dari aplikasi bioinformatika sangat menggiurkan. Pada tahun 1998 saja, pangsa pasarnya mencapai sekitar $290 juta, dan diperkirakan akan mencapai $2 milyar pada tahun 2005.
Selama bulan Maret tahun 2000 investasi pada bidang ini sedikitberkurang. Hal tersebut disebabkan oleh pernyataan Presiden AS Bill Clinton dan PM Inggris Tony Blair, yang membebaskan akses terhadap informasi genom manusia sehingga dianggap menghalangi paten terhadap genom manusia. Tapi, pada akhir bulan, investasi mulai kembali normal karena bioinformatika masih dianggap cukup prospektif di masa depan.
Menurut laporan Ventureone di Amerika Serikat pada tahun 2001 dana-dana ventura telah mencapai $700 juta digunakan untuk pengembangan bioinformatika.
Sementara itu, kepala Divisi Teknologi Khusus untuk Bioinformatika yang pertama di Microsoft menganggap, ini adalah peluang yang amat besar. Penjualan komputer untuk ilmuwan-ilmuwan akan mencapai $43 juta.


BEBERAPA INFORMASI BIOINFORMATIKA
1.Transformasi sekuen menjadi informasi genetik.
Intinya adalah menjual data, dalam bentuk gen komplit, atau fragmen, yang dapat digunakan oleh pihak lain untuk mencari potensi terhadap gen tersebut.
2.Pasien sebagai komoditas
Pasien dengan kecenderungan terhadap penyakit tertentu dapat diketahui, sehingga mudah sekali bagi perusahaan oba untuk menawarkan produknya.
3.Mencari potensi gen
Potensi dari sebuah gen sangat beragam, bergantung pada ekspresi gen tersebut. Aplikasi lebih lanjut dapat berupa transgenik, terapi genetik, atau berbagai rekayasa dan pemanfaatan generik lainnya.



sumber : 
http://dosenit.com/jaringan-komputer/internet/perbedaan-e-commerce-dan-e-business
http://jurnal-sdm.blogspot.co.id/2009/08/e-commerse-definisi-jenis-tujuan.html
http://abdiherlambang9.blogspot.co.id/2013/12/pengertian-dan-manfaat-e-business.html
http://www.pintarkomputer.org/2015/08/pengertian-e-commerce-dan-manfaatnya.html
http://mas-pir.blogspot.co.id/2014/11/sejarah-bioinformatika.html