Minggu, 19 April 2015

PENGENALAN WEBSITE

ASPEK HUKUM dan KEAMANAN pada WEB

Apakah sebuah website dilindungi hak cipta? 
Website adalah sejumlah halaman web berisi informasi dengan topik yang saling terkait, yang dapat terdiri dari teks/tulisan, foto-foto, gambar-gambar, bahkan musik, video, database dan software. UU NOMOR 19 Tahun 2002 tentang HAK CIPTA melindungi secara otomatis  tanpa harus mendaftar ke Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (“Ditjen HKI”) baik desain website maupun isi (konten) website, dari publikasi dan perbanyakan oleh pihak lain tanpa izin pemegang hak cipta. Perlindungan hak cipta diperoleh pencipta atau penerima hak, sepanjang desain dan konten website tersebut merupakan hasil karya yang original.


Elemen-elemen apa saja pada website yang dilindungi hak cipta?
 Sebuah website dapat memuat sejumlah hak kekayaan intelektual. Selain desain website dan konten website (dapat berupa teks/tulisan, foto-foto, gambar-gambar, bahkan musik, video, database dan software) yang merupakan obyek perlindungan hak cipta, elemen lain yang sering dijumpai pada sebuah website adalah logo, nama usaha, brand/nama produk atau jasa, simbol, slogan; nama domain; dan fitur-fitur dengan teknologi web misalnya search engines, sistem online shopping dan sistem navigasi.
Untuk logo, nama produk/jasa (brand), icon-icon dan slogan, perlindungannya diatur oleh  UU NOMOR 15 Tahun 2001 tentang Merek apabila elemen-elemen tersebut memiliki daya pembeda dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang atau jasa (Pasal 1 ayat 1 UU Merek). Berbeda dengan hak cipta, hanya merek-merek yang terdaftar di Ditjen HKI yang memperoleh perlindungan hukum.
Nama domain juga tidak termasuk obyek perlindungan hak cipta. Namun, nama domain dapat didaftarkan sebagai merek di Ditjen HKI. Pendaftaran nama domain sebagai merek setidaknya menghalangi pihak lain memakai dan mendaftarkan nama domain Anda sebagai merek di DItjen HKI bagi produk atau jasa yang sejenis dengan produk/jasa yang tercantum dalam pendaftaran. Dalam memilih nama domain sebagai alamat website juga perlu memastikan bahwa nama domain tidak melanggar hak merek pihak lain. Jika terbukti adanya pelanggaran hak, maka pemilik website dapat kehilangan haknya atas nama domain yang bersangkutan akibat tuntutan hukum pemilik merek yang sah.
            Beberapa website yang menampilkan fitur-fitur dengan teknologi web seperti sistem navigasi pada mesin pencarian atau search engine (yang dipergunakan situs www.google.com), teknologi interaktif pada search engine (www.yahoo.com) dan sistem pembelian online (www.amazon.com), 

Perlukah hak cipta website didaftarkan? Bagaimana prosedur dan masa perlindungannya?
Walaupun pendaftaran tidak disyaratkan untuk mendapatkan perlindungan hak cipta, namun di negara-negara yang memiliki kantor HKI yang menyelenggarakan pendaftaran hak cipta seperti di Indonesia, pendaftaran akan lebih menguntungkan pemegang hak cipta,  terutama dalam hal pembelaan hak apabila terjadi sengketa atau pembajakan. Setiap pendaftaran hak cipta akan dimuat di Daftar Umum Ciptaan di Ditjen HKI (Pasal 37 ayat 1 UUHC) dan Sertifikat Pendaftaran Hak Cipta dianggap sebagai alat bukti utama (prima facie evidence) kepemilikan atas suatu ciptaan. Sepanjang tidak ada pihak lain yang dapat membuktikan sebaliknya di muka pengadilan, maka fakta-fakta yang tercantum pada sertifikat pendaftaran hak ciptalah yang dianggap benar (Pasal 5 ayat 1 UUHC).
Permohonan pendaftaran hak cipta atas website sebaiknya diajukan oleh pemegang hak cipta segera setelah sebuah website siap ditayangkan atau dipublikasikan. Hak Cipta atas website didaftarkan sebagai susunan perwajahan dengan menampilkan tampilan layout/desain website. Masa perlindungan hak cipta website berlaku selama 50 (lima puluh) tahun sejak pertama kali diterbitkan (Pasal 30 ayat 2 UUHC), atau jika hak cipta dimiliki atau dipegang oleh suatu badan hukum, berlaku selama 50 (lima puluh) tahun sejak pertama kali diumumkan (Pasal 30 ayat 3 UUHC).

Pemegang Hak Cipta atas website
            Dalam mengajukan permohonan pendaftaran hak cipta, pemohon pendaftaran harus dapat menjelaskan apakah ia sebagai pencipta sekaligus pemegang hak cipta, ataukah sebagai pemegang hak cipta yang memperoleh haknya dari pencipta melalui perjanjian pengalihan hak.
Pencipta adalah seorang atau beberapa orang secara bersama-sama yang atas inspirasinya melahirkan suatu Ciptaan berdasarkan kemampuan pikiran, imajinasi, kecekatan, keterampilan, atau keahlian yang dituangkan ke dalam bentuk yang khas dan bersifat pribadi (Pasal 1 ayat [2] UUHC). Sedangkan, Pemegang Hak Cipta adalah Pencipta sebagai Pemilik Hak Cipta, atau pihak yang menerima hak tersebut dari Pencipta, atau pihak lain yang menerima lebih lanjut hak dari pihak yang menerima hak tersebut (Pasal 1 ayat [4] UUHC).
Kesalahpahaman sering terjadi dalam hal suatu website dibuat olehweb developer independen berdasarkan pesanan. Pemesan menganggap bahwa dengan dibayarnya fee pembuatan website maka otomatis ia menjadi pemegang hak cipta atas website. Menurut ketentuan Pasal 8 ayat (3) UUHC, web developer yang memberikan jasa pembuatan desain website berdasarkan pesanan (dan menerima pembayaran untuk itu), dianggap sebagai pencipta sekaligus pemegang hak cipta atas desain website yang dibuatnya, kecuali apabila diperjanjikan lain antara kedua pihak. Tanpa perjanjian pengalihan hak cipta antara pemesan dan web developer (pencipta), pemesan hanya memiliki lisensi non-eksklusif untuk menggunakan website tersebut.
 Bagaimana isi Pesan Hak Cipta dan ketentuan penulisannya?
Tampilkan di tiap-tiap halaman atau setidaknya di halaman utama (home), informasi klaim hak cipta sebagai berikut:
 ©[Tahun ketika ciptaan dipublikasikan pertama kali], [Nama Pemilik Hak Cipta]; atau
Hak Cipta dilindungi Undang-undang. [Nama Pemilik Hak Cipta] ©[Tahun ketika ciptaan dipublikasikan pertama kali].
 Informasi hak cipta dalam bahasa Inggris lebih disukai karena dapat diterima secara universal.
Jika website Anda secara teratur diperbarui dan berisi materi yang berasal dari tahun yang berbeda, Anda dapat menempatkan kisaran tahun, misalnya: ©2003-2011, Globomark.
Di Indonesia, tidak ada ketentuan khusus yang mengatur tata cara penulisan informasi ini. Tidak menampilkan informasi ini tidak berakibat mengurangi perlindungan hukum. Namun, tentunya akan lebih bermanfaat bagi pemilik website apabila informasi hak cipta tersebut ditampilkan untuk menunjukan kepada pengguna bahwa website yang bersangkutan dilindungi Hak Cipta dan karenanya jika seseorang menjiplak tampilan layout/ desain website tersebut beserta isinya maka akan dianggap sebagai pembajakan/pelanggaran hak cipta.

ARSITEKTUR WEBSITE

PENGERTIAN ARSITEKTUR
Terdapat sifat-sifat yang paling penting dari arsitektur perangkat lunak :
1.      Arsitektur menggambarkan struktur
Arsitektur suatu perangkat lunak terdiri dari struktur-struktur, pembagian kedalam komponen, hubungan dan antarmukanya. Menggambarkan aspek-aspek statis dan dinamis dari sistem perangkat lunak tersebut sehingga dapat membangun rancangan dan diagram aliran produk perangkat lunak.
2.      Arsitektur membentuk transisi dari analisis ke implementasi
Ketika menciptakan arsitektur, mencoba memerinci kebutuhan fungsional dan kualitas ke dalam komponen perangkat lunak, hubungan, dan antarmukanya.
3.      Arsitektur dapat dilihat dari sudut pandang yang berbeda
Tergantung dari sudut pandangnya, kita dapat menekankan dan memerinci aspek-aspek arsitektur yang berbeda,terdapat 4 aspek yaitu : (1) pandangan konseptual yang mengidentifikasi kesatuan domain aplikasi dan hubungannya, (2) pandangan runtime yang menguraikan komponen pada sistem runtime, seperti server, atau koneksi komunikasi. (3) pandangan proses yang memetakan proses pada sistem runtime dan memperhatikan aspek-aspek seperti, sinkronasi dan konkurensi, dan (4) pandangan implementasi yang menguraikan sistem perangkat lunak, seperti, subsistem, komponen, atau kode sumber.
4.      Arsitektur membuat suatu sistem yang dapat dimengerti.
Penstrukturan sistem perangkat lunak dan pemecahannya ke dalam sudut pandang yang berbeda. Dengan perstrukturan, sistem menjadi lebih mudah untuk dimengerti.
5.      Arsitektur menyajikan suatu kerangka untuk sistem yang fleksibel
Sifat ini lebih mengacu kepada arsitektur sebagai “KERANGKA PERUBAHAN”, yaitu perangkat lunak yang membentuk kerangka dengan sistem perangkat lunak yang dapat meningkat.

PENGEMBANGAN ARSITEKTUR
Kebutuhan perangkat lunak dan arsitekturnya adalah subjek untuk perubahan. Hal ini berkaitan dengan ketidakjelasan kebutuhan untuk permulaan proses pengembangan atau perubahan kebutuhan setelah sistem selesai. Arsitektur aplikasi terutama dipengaruhi oleh kebutuhan fungsional, terpisah dari kebutuhan ini, arsitektur selanjutnya dipengaruhi oleh batasan teknis. Karena sistem perangkat lunak merupakan perpindahan target, biasanya dikembangkan dengan cara iteratif.
Didalam pengembangan arsitektur , terdapat suatu pola yang memungkinkan untuk membuktikan secara ulang, memperkuat pengetahuan perancangan, dan mendukung pengembangan sistem perangkat lunak yang berkualitas tinggi. Berikut ini macam-macam pola :
a.       Pola Arsitektur
Pola yang menguraikan arsitektur subsistem, tanggung jawab, hubungan dan pengaruhnya.
b.      Pola perancangan
Pola ini menguraikan struktur, hubungan, dan pengaruh di antara komponen-komponen untuk menyelesaikan masalah rancangan di dalam konteks yang diterapkan.
c.       Idiom
Pola yang menguraikan pola yang mengacu pada implementasi spesifik di dalam bahasa pemograman, seperti idiom Counted-Pointer untuk manajemen penyimpanan pada C++.

FRAMEWORK
Framework menyajikan pilihan lain untuk menggunakan kembali pengetahuan arsitektur yang ada. Framework adalah sistem perangkat lunak yang dapat digunakan kembali dengan fungsi umum yang telah diterapkan. Manfaat dari framework adalah :
Ø  Penggunaan kembali arsitektur dan fungsionalitas yang sederhana
Ø  Masih belum mampu mengatasi kelemahannya
Ø  Menghasilkan ketergantungan pada manufaktur.
KATEGORI ARSITEKTUR
Website memberikan aspek-aspek lapisan dari arsitektur untuk mendukung format data dan data yang berbeda, aspek data arsitektur ke dalam perhitungan berikut ini :
Ø  Aspek lapisan
Ø  Aspek data
Suatu pendekatan terhadap desain dan perencanaan situs yang, seperti arsitektur itu sendiri, melibatkan teknis, kriteria estetika dan fungsional. Seperti dalam arsitektur tradisional, fokusnya adalah benar pada pengguna dan kebutuhan pengguna. Hal ini memerlukan perhatian khusus pada konten web, rencana bisnis, kegunaan, desain interaksi, informasi dan desain arsitektur web. Untuk optimasi mesin pencari yang efektif perlu memiliki apresiasi tentang bagaimana sebuah situs Web terkait dengan World Wide Web“Website arsitektur” memiliki potensi untuk menjadi istilah yang digunakan untuk disiplin intelektual mengatur konten website. ”Web desain”, dengan cara kontras, menggambarkan tugas-tugas praktis, bagian-bagian-grafis dan teknis, dari merancang dan menerbitkan sebuah situs web. Tiga standar utama untuk penerapan web services. Standar-standar ini mendukung pertukaran data berbasis XML. Tiga standar tersebut meliputi SOAP, WSDL, dan UDDI. Berikut bakal tak jelaskan secara singkat mengenai standar tersebut. SOAP ( Simple Object Access Protocol )
Protokol ini mendukung proses pengkodean data (biasanya XML) dan transfernya melalui HTTP (Hyper Text Transfer Language). Dalam konteks web services, SOAP adalah suatu bahasa versi bebas dari protokol RPC (Remote Procedure Caoll) yang berguna untuk proses transaksi melalui HTTP standar. SOAP membuat klien web service dapat memilih beberapa parameter mengenai permintaannya dan memberikannya kpd si penyedia. Ketika penyedia menganggapi permintaan tersebut, maka terjadilah web services.WSDL ( Web Services Description Language ) Merupakan bahasa berbasis XML yang menjelaskan fungsi-fungsi dalam web services. WSDL menyediakan cara untuk memanfaatkan kapabilitas web services. WSDL memberi tahu mesin lain bagaimana memformat/ menterjemahkan permintaan yang diterima berikut respon mereka agar proses web service bisa berjalan. Singkatnya, WSDL adalah bahasa yang memungkinkan berbagai dokumen yang dibuat dalam aplikasi yang berbeda dapat berkomunikasi.
Ø  UDDI (Universal Description Discovery and Integration ) Adalah semacam direktori global untuk mengelola web services. Fungsinya mirip dengan Yellow Pages untuk versi web services. UDDI berisi informasi tentang penawaran atau layanan apa yang ditawarkan perusahaan berikut dengan detil teknis bagaimana cara mengaksesnya. Inforamsi tersebut ditulis dalam bentuk file-file WSDL.
Ø  Hal lain yang harus Anda ingat adalah setiap halaman website hendaknya tidak lebih dari 2 (dua) level kedalaman atau 2 (dua) kali klik dari halaman depan (home). Bila tidak, spider tidak akan membuat indeks semua halaman website. Halaman depan (home page) website harus memiliki tautan ke halaman-halaman utama, baik melalui isi halaman depan maupun melalui menu website. Masing-masing halaman utama juga harus memiliki tautan ke subhalaman. Satu halaman utama bisa terhubung ke lebih dari satu subhalaman. Sebaliknya setiap sub halaman juga harus memiliki tautan untuk kembali ke halaman utama dan setiap halaman utama harus memiliki tautan untuk kembali ke halaman depan. Spider atau web crawler hanya bisa mengikuti tautan dari satu halaman ke halaman yang lain dan dari satu website ke website yang lain. Oleh karena itu semakin banyak tautan dari website lain yang mengarah ke website Anda maka website Anda akan semakin dikenal oleh mesin pencari.
Selanjutnya, setiap halaman baik itu halaman depan, halaman utama dan subhalaman harus menggunakan kata kunci yang telah Anda pilih. Halaman depan dan halaman-halaman utama harus menggunakan kata-kata kunci yang paling banyak dicari.
Terdapat 3 (tiga) lapisan ini menghasilkan sebuah website yang mudah ditelusuri bagi pengunjung. Misalnya melalui Googlebot, spidernya Google. Cukup ketikkan alamat website Anda, kemudian web crawler akan menelusuri semua halaman website dan membuat indeksnya.
1. Halaman Depan (Home Page)
Setiap website memiliki halaman depan. Pada umumnya, halaman depan merupakan halaman pertama yang dilihat oleh pengunjung dan juga merupakan halaman yang paling penting
untuk  pencarian, karena mesin pencari memberikan lebih banyak bobot kepada halaman depan darimana halaman lainnya. Halaman depan harus memberikan informasi yang jelas dan singkat kepada pengunjung mengenai apa website Anda, produk atau jasa apa yang tersedia. Halaman depan harus memiliki tautan ke semua halaman website dan setiap halaman harus memiliki tautan untuk kembali ke halaman depan.
2. Halaman Produk/Jasa
Bagian utama dari website berisi penawaran produk atau jasa. Apapun kategori website Anda, yang penting harus menggambarkan secara singkat dan tepat apa yang
ditawarkan, bantu pengunjung untuk menentukan pilihan dan melakukan transaksi dengan cara yang semudah mungkin. Jumlah halaman produk/jasa hendaknya disesuaikan dengan jumlah produk/jasa yang ditawarkan. Apabila jumlah produk/jasa yang ditawarkan banyak, maka halaman utama produk/jasa bisa berisi ringkasan dari keseluruhan produk/jasa kemudian Anda buat lagi beberapa subhalaman yang berisi detil dari masing-masing produk/jasa.
3. Halaman Informasi
, berisi hal-hal seperti dibawah ini :
o Profil: berisi sejarah mengenai bisnis atau perusahaan, visi dan misi, siapa saja pengurus inti website atau perusahaan, dan hal-hal penting lainnya mengenai bisnis atau perusahaan.
o FAQ (Frequently Asked Question): berisi pertanyaan-pertayaan umum mengenai produk, jasa, maupun perusahaan.
o Testimoni: berisi kesaksian pelanggan mengenai penggunaan produk dan/atau jasa yang ditawarkan. Halaman ini digunakan untuk membangun reputasi.
o Surat kabar elektronik: berisi berita-berita mengenai produk dan/atau jasa baru, tips-tips, promo-promo yang diadakan, serta pengumuman-pengumuman lain yang mau disampaikan kepada pelanggan.
4. Halaman Keanggotaan
Halaman keanggotaan merupakan bagian yang penting sekali untuk pengembangan website di masa mendatang. Dengan mengetahui siapa saja pengunjung dan perkembangan jumlah pengunjung aktif Anda bisa menganalisa hal-hal yang perlu diperbaiki, memenuhi kebutuhan-kebutuhan pengunjung dengan lebih tepat, sehingga pada akhirnya website Anda bisa terus berkembang. Ada beberapa hal yang sangat penting apabila Anda hendak meminta data pribadi pengunjung website yaitu Anda harus bisa menjaga kerahasiaan data tersebut dan privasi pengunjung, mereka juga harus bisa menghentikan keanggotaannya kapan saja.
5. Halaman Kontak
Halaman kontak berisi cara-cara untuk menghubungi pengurus website, bisa melalui email, telepon, fax, chatting, surat, ataupun dengan cara mengisi formulir pertanyaan atau komentar secara online. Hal ini akan memberikan rasa nyaman kepada pengunjung karena mereka bisa berhubungan dengan pemilik website, mengetahui alamat kantornya, berbicara dengan pengurus website baik untuk bertanya atau untuk menyampaikan keluhan.
Bagian dari Arsitektur Website :

 Hypertext Transfer Protocol (HTTP)
HTTP adalah sebuah protokol jaringan lapisan aplikasi yang digunakan untuk sistem informasi terdistribusi, kolaboratif, dan menggunakan hipermedia.
WWW (World Wide Web)
WWW (World Wide Web) merupakan kumpulan web server dari seluruh dunia yang berfungsi menyediakan data dan informasi untuk dapat digunakan bersama.WWW atau biasa disebut web adalah bagian yang paling menarik dari Internet. Melalui web, dapat mengakses informasi-informasi yang tidak hanya berupa teks tetapi bisa juga berupa gambar, suara, video dan animasi.
URL( universal resource locator) 
URL( universal resource locator) merupakan suatu konsep penamaan lokasi standar dari suatu file,direktori,computer, dan lokasi komputernya sesuai dengan metode yang digunakan.
XML (Extensible Markup Language) 
XML (Extensible Markup Language) merupakan bahasa web turunan dari SGML (Standart Generalized Markup Language) yang ada sebelumnya. XML hampir sama dengan HTML, dimana keduanya sama-sama turunan dari SGML.
JavaScript
JavaScript adalah bahasa pemrograman berbasis prototipe yang berjalan disisi klien. jika kita berbicara dalam konteks web, sederhananya, kita dapat memahami JavaScript sebagai bahasa pemrograman yang berjalan di browser. Fungsi Javascript adalah Secara fungsional, Javascript digunakan untuk menyediakan akses script pada objek yang dibenamkan ( embedded ).
AJAX
AJAX disini adalah singkatan dari Asynchronous JavaScript and XML. Pada intinya ajax itu merupakan gabungan beberapa teknologi yang bertujuan untuk menghindari page reload.
Gambar Arsitektur Website :


Untuk memudahkan dalam belajar membuat web, maka berikut adalah tahapan dalam desain dan membuat web yang secara besar tahapan materi/artikel dibagi menjadi 3 bagian secara berurutan yaitu HTML, CSS dan Penerapan.
HTML
Pada bagian awal yang harus dipelajari adalah bagaimana skrip HTML digunakan untuk membuat halaman Web. memulai untuk menuliskan kata-kata atau kalimat yang ingin ditampilkan pada halaman web.
Ø  Memberi tag pada setiap kata atau group kata untuk menandainya sebagai judul, paragraf, dan lain sebagainya.
Ø  Juga dijelaskan lebih rinci tentang bagaimana mengatur teks, list atau daftar, link, gambar, tabel, bentuk-bentuk atau shapes, audio video dan flash, dan unsur lain-lain.
Ø  Untuk permulaan, contoh-contoh kode html yang di buat latihan akan terlihat membosankan, namun itu adalah dasar dari pembuatan halaman web.
Ø  Selanjutnya belajar tentang CSS yaitu suatu skrip yang digunakan untuk mengatur kode html yang sudah dibuat agar terlihat jauh lebih menarik.
CSS          
Ø  Pada bagian ini yang akan dipelajari adalah bagaimana kinerja skrip css untuk mengontrol styling dan tata letak pada sebuah halaman web.
Ø  Untuk selanjutnya memahami berbagai properti dalam skrip CSS, properti ini dibagi dalam dua kategori:
Ø  Presentasi: Cara mengontrol objek seperti warna teks, font yang ingin digunakan dan ukurannya, bagaimana cara menambah warna background pada suatu halaman, atau mengubahnya dengan gambar.
Ø  Layout: Cara mengontrol posisi semua unsur-unsur pada layar dan belajar bagaimana teknik untuk membuat halaman lebih menarik.

CARA PEMBUATAN WEBSITE :
Sebelum membuat website terlebih dahulu mengenal bahasa dasar pemograman website, bahasa paling dasar yang digunakan untuk membuat website adalah bahasa HTML. Di dalam bahasa HTML terdapat tag-tag yang harus diperhatikan.
Untuk mendefinisikan struktur dokumen HTML bagian awal yang harus diawali dengan kode <html> dan kemudian ditutup dengan kode </html>, selanjutnya saya akan menjelaskan cara pembuatan website yang sederhana menggunakan aplikasi Dreamweaver:
STEP 1

Buka aplikasi tersebut, kemudian pilih create new pilih bahasa pemograman yang dipilih, misal pilih HTML maka akan terbuka tampilan seperti ini :

Tampilannya seperti diatas, kemudian kita isi judul website berada di tag <title> kemudian tutup dengan </title> kemudian isi bagian website di bagian <body> dan setelah itu kita tutup dengan </body>. Maka tampilan halaman depan website yang saya buat adalah seperti ini:

Isilah sesuai dengan yang kita inginkan dibagian body, disini saya hanya membuat menu home dan gallery saja, kemudian di save di folder yang kita inginkan. Jika kita ingin menambahkan tulisan dan background yang bermacam-macam dengan menggunakan source code CSS atau javascript, maka akan tampilan website yang anda buat jauh lebih menarik dibanding hanya dengan menggunakan HTML, setelah itu barulah kita bisa membuat desaign webnya dengan menggunakan J-Query. Inilah yang sering digunakan oleh programmer website.

KODINGAN :



OUTPUT WEBSITE :


CONTOH PENGGUNAAN WEBSITE :
http://www.detik.com/ ini merupakan cotoh penggunaan dari website.

Referensi :
Web Programming for beginners karya : Tim EMS
Rekayasa WEB karya : Janner Simamrata
 https://dwimuri.wordpress.com/2015/04/15/aspek-hukum-keamanan-pada-web-atau-internet/














Tidak ada komentar:

Poskan Komentar